Rabu, 01 Juni 2016

Tugas 3 (Bahasa Indonesia 2)


Resensi Film


MAGIC HOUR

 

Judul Film                      : MAGIC HOUR
Produser                         : Sukhdev Singh, Wicky V. Olindo
Sutradara                        : Asep Kusdinar
Penulis Skenario            : Tisa Ts, Stanley Meulen
Diadaptasi dari Novel    : Magic Hours : Let In The Unexpected
Produksi                         : Screenplay Films
Jenis Film                       : Drama Romance
Bahasa                           :  Indonesia
Tanggal Rilis Film         : 13 Agustus 2015
Durasi Film                    : 96 menit
Soundtrack                     : Rendi Matari – Magic Hours
                                         Rizky Nazar – Rain

 Nama Pemain 
                          
Anisa Rahma                  : Anisa
Dimas Anggara              : Dimas
Ira Wibowo                    : Tante Cindy
Maeeva Amin                : Dokter
Meriam Bellina              : Tante Flora
Michelle Ziudith            : Raina
Miqdad Addausy           : Pelayan Cafe
Nadya Arina                  : Gwenny
Ramzi                            : Pelayan Cafe
Rizky Nazar                  : Toby


Sinopsis :

Flim Magic Hour mengangkat kisah cinta antara Dimas, Raina, Toby dan Gwenny. Pertemuannya dengan Dimas membuat Raina merasakan momen penuh keajaiban yang mampu melepas rasa sedih. Seiring berjalannya waktu mereka saling mencintai. Sayangnya rasa cinta yang dirasakan Raina terhadap Dimas, justru membuatnya bimbang bahkan panik. Karena ada cinta lain yang menantinya sejak kecil, yaitu cinta sahabatnya Toby.

Raina tidak mau kehilangan Toby, tapi dia sadar sudah menyakitinya. Sementara Dimas sendiri bukanlah pria yang tepat untuk Raina, karena Dimas sudah dijodohkan oleh ibunya dengan sahabatnya Gwenny. Lagi-lagi cinta Raina harus dibenturkan pada pilihan antara cinta atau persahabatan. Namun cinta bukanlah cinta jika tidak melalui sebuah ujian. 

Begitu juga cinta Raina dan Dimas. Semakin mereka berjuang menyatukan cinta, semakin banyak tragedi yang memisahkan mereka. Dari Dimas ia belajar mengenai cinta sejati. Kedatangan Dimas dihidupnya, bagaikan magic hour, momen penuh keajaiban yang membuat Raina melupakan semua kesedihannya. Hingga sebuah rahasia terkuak, dimana Raina menemui kenyataan kalau Dimas adalah penyebab kecelakaan yang terjadi pada dirinya. Kecelakaan yang merenggut hal terpenting yang ia miliki, yaitu penglihatannya.


Kelebihan :
Ceritanya yang agak kompleks. Jadi, enggak hanya bercerita soal cinta saja. Melainkan juga tentang perjodohan, persahabatan, keluarga, dan pengorbanan juga. Tentunya, hal tersebut akan membuat film ini jadi tambah seru bagi para penonton yang menonton film ini.

"Percintaannya ada banyak sisi. Selain kisah cinta antara cewek dan cowok yang bertemu, juga ada kisah percintaan yang dijodohkan. Kisah ini bisa saja dialami oleh banyak orang, jadi ceritanya terasa dekat dengan kenyataan.


Kekurangan :
·       Coba ceritanya lebih di perpanjang lagi biar semakin menarik
·  Di pertengahan cerita agak sedikit bingung dan bingung dengan alur ceritanya.


Penilaian Film :
  Menurut penilaian saya, ceritanya bagus dan romantis kisahnya bikin suasana menjadi terharu melihat kisah perjalanan cerita dari awal sampai akhir. Dan cerita ini membawa dampak positif atau memiliki pesan untuk kita yaitu cintailah seseorang apada adanya. Bersyukurlah dengan apa yang kita miliki jangan mengeluh akan kekurangan yang kita miliki. Cinta dapat merubah segalamua. Maafkanlah mereka yang bersalah walaupun berat untuk memaafkannya. Satu cinta untuk selamanya akan lebih indah. Perjuangkan persahabatanmu dan cintamu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar