PERSAHABATAN BAGAI KEPOMPONG
“Hap...hap...hap...”
pagi yang cerah ini aku awali dengan senyuman dan langsung aku melangkahkan
kakiku ke sekolah. Aku berjalan menelusuri setiap jalan komplek dekat rumah.
Setibanya aku disekolah, aku langsung menuju ke ruang kelas.
“
Hai Andine!!” sapa Cantika kepadaku.
“Pagi
juga...” Aku pun segera menaruh tasku di kursi. Dikelas baru beberapa anak saja
yang datang, kelas masih cukup sepi. Ujar aku dalam hati.
Cantika
pun mengajakku ke taman sekolah. Aku dan cantika sedang membicarakan pelajaran
yang akan dipelajarin pas saat dikelas. Eh kelas sudah ramai kelihatannya ayuk
kita ke sana. Aku dan cantika bergegas berjalan menuju ruang kelas, tak sengaja
kami bertemu dengan dua sahabat kami yang bernama Chiki dan Nadine kami pun
langsung berlari menuju ke ruang kelas.
Tak lama sampai
di kelas bel pun berbunyi
“Teng...teng...teng...”
jarum jam sudah menunjukkan pukul 07.00. semua murid-murid masuk ke dalam kelas
masing-masing. Begitu juga dengan aku dan ke tiga sahabatku.
“Selamat pagi
anak-anak!” sapa Bu Risna kepada murid-murid.
“Pagi Bu...”
murid-murid pun serentak menjawab.
“Hari ini,
pelajaran pertama kita awali dengan ulangan Bahasa Indonesia.” Bu Risna
berkata, sambil membagikan soal ulangan. Murid-murid tampak tenang mengerjakan
ulangan. Mereka diberi waktu satu jam oleh Bu Risna. Satu jam kemudian beberapa
murid sudah selesai mengerjakan soal dan siap untuk dikumpulkan. Akhirnya waktu
pun habis, itu tandanya waktu istirahat.
“Andine,
Cantika, Chiki dan Nadine langsung bergegas menuju ke kantin untuk membeli
makanan atau jajanan. Sesampainnya di kantin mereka pun langsung mencari tempat
duduk dan sambil memesan makanan yang mereka suka. Tak lama kemudian makannnya
pun sampai di meja meraka. Selamat makan ucap Andine kepada sahabatnya.”
Selesai mereka
menghabiskan semua makanan yang mereka pesan, Andine langsung membuka obrolan.
Guys tak terasa ya sebentar lagi kita akan mengikuti ujian nasional dan kita
akan menlanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu perkuliahan. Iya nih
guys jawab semua sahabatnya.
“Can, Chik, Nad
kalian akan melanjutkan ke Univ mana nih? Tanya Andine kepada sahabatnya.”
Cantika : “Palingan aku ngambil ke univ yang
deket dengan daerah rumahku saja” jawab
Cantika.
Chika : “Sama nih Can kayaknya aku juga
mengambil univ yang dekat dengan daerah
rumahku.”
Nadine : “Kalau aku sih pengen mencoba
mengambil univ di luar kota soalnya aku ingin
belajar
hidup mandiri. Hehehe..... Kalau kamu An? Tanya Nadine kepada Andine.”
Andine : “Kalau aku juga ingin
mencoba mengambil univ diluar kota soalnya disana
ada kakak sepupuku.”
ALL : “Semoga kita diterima di univ
mana pun yang kita tuju ya guys. Amiiinnn.”
Andine : “Kenapa kita tidak
mencoba mendaftarkan diri kita semua ke univ yang sama
guys??”
ALL : “Wah ide kamu bagus juga An.
Yuk guys kita coba daftar bareng-bareng aja
dulu siapa kita bisa sama-sama lagi.”
Tak lama
kemudian obrolan di kantin pun terhenti dikarenakan bel masuk pun sudah
terdengar. Dan mereka semua langsung berjalan menuju ke ruang kelas.
Beberapa jam
kemudian bel pulang pun sudah terdengar. Ditengah perjalanan Andine
berbicara.... Guys tinggal beberapa hari lagi kita akan mengikuti ujian Nasional
nih apa kalian sudah siap?? Pastiya sudah dong jawab semuanya dengan senyum
ketakuan. Dan mereka langsung berjalan menuju kerumah masing-masing.
Pagi yang cerah
ke empat sahabat ini akan mengikuti ujian Nasional.
Beberapa bulan
kemuadian, waktu penantian selama 3 tahun pun akhirnya datang juga dimana waktu
kelulusan akan segera diumumkan. Dan mereka semula lulus dengan nilai terbaik.
Dan waktu perkuliahan yang mereka tunggu-tunggu akhirnya tiba juga.
Persahabatan
mereka tidak putus sampai di SMA saja melainkan sampai ke perkuliahan.