Minggu, 24 April 2016

Tugas 2 ( Bahasa Indonesia 2 )



PERSAHABATAN BAGAI KEPOMPONG

“Hap...hap...hap...” pagi yang cerah ini aku awali dengan senyuman dan langsung aku melangkahkan kakiku ke sekolah. Aku berjalan menelusuri setiap jalan komplek dekat rumah. Setibanya aku disekolah, aku langsung menuju ke ruang kelas.

“ Hai Andine!!” sapa Cantika kepadaku.
“Pagi juga...” Aku pun segera menaruh tasku di kursi. Dikelas baru beberapa anak saja yang datang, kelas masih cukup sepi. Ujar aku dalam hati. 

Cantika pun mengajakku ke taman sekolah. Aku dan cantika sedang membicarakan pelajaran yang akan dipelajarin pas saat dikelas. Eh kelas sudah ramai kelihatannya ayuk kita ke sana. Aku dan cantika bergegas berjalan menuju ruang kelas, tak sengaja kami bertemu dengan dua sahabat kami yang bernama Chiki dan Nadine kami pun langsung berlari menuju ke ruang kelas. 

Tak lama sampai di kelas bel pun berbunyi
“Teng...teng...teng...” jarum jam sudah menunjukkan pukul 07.00. semua murid-murid masuk ke dalam kelas masing-masing. Begitu juga dengan aku dan ke tiga sahabatku.
“Selamat pagi anak-anak!” sapa Bu Risna kepada murid-murid.
“Pagi Bu...” murid-murid pun serentak menjawab.
“Hari ini, pelajaran pertama kita awali dengan ulangan Bahasa Indonesia.” Bu Risna berkata, sambil membagikan soal ulangan. Murid-murid tampak tenang mengerjakan ulangan. Mereka diberi waktu satu jam oleh Bu Risna. Satu jam kemudian beberapa murid sudah selesai mengerjakan soal dan siap untuk dikumpulkan. Akhirnya waktu pun habis, itu tandanya waktu istirahat.

“Andine, Cantika, Chiki dan Nadine langsung bergegas menuju ke kantin untuk membeli makanan atau jajanan. Sesampainnya di kantin mereka pun langsung mencari tempat duduk dan sambil memesan makanan yang mereka suka. Tak lama kemudian makannnya pun sampai di meja meraka. Selamat makan ucap Andine kepada sahabatnya.”

Selesai mereka menghabiskan semua makanan yang mereka pesan, Andine langsung membuka obrolan. Guys tak terasa ya sebentar lagi kita akan mengikuti ujian nasional dan kita akan menlanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu perkuliahan. Iya nih guys jawab semua sahabatnya.

“Can, Chik, Nad kalian akan melanjutkan ke Univ mana nih? Tanya Andine kepada sahabatnya.”

Cantika           : “Palingan aku ngambil ke univ yang deket dengan daerah rumahku saja” jawab
                          Cantika.

Chika              : “Sama nih Can kayaknya aku juga mengambil univ yang dekat dengan daerah    
              rumahku.”
 
Nadine            : “Kalau aku sih pengen mencoba mengambil univ di luar kota soalnya aku ingin
belajar hidup mandiri. Hehehe..... Kalau kamu An? Tanya Nadine kepada     Andine.”

Andine            : “Kalau aku juga ingin mencoba mengambil univ diluar kota soalnya disana  
                           ada kakak sepupuku.”

ALL                : “Semoga kita diterima di univ mana pun yang kita tuju ya guys. Amiiinnn.”

Andine            : “Kenapa kita tidak mencoba mendaftarkan diri kita semua ke univ yang sama
    guys??”

ALL                : “Wah ide kamu bagus juga An. Yuk guys kita coba daftar bareng-bareng aja
                           dulu siapa kita bisa sama-sama lagi.”

Tak lama kemudian obrolan di kantin pun terhenti dikarenakan bel masuk pun sudah terdengar. Dan mereka semua langsung berjalan menuju ke ruang kelas.

Beberapa jam kemudian bel pulang pun sudah terdengar. Ditengah perjalanan Andine berbicara.... Guys tinggal beberapa hari lagi kita akan mengikuti ujian Nasional nih apa kalian sudah siap?? Pastiya sudah dong jawab semuanya dengan senyum ketakuan. Dan mereka langsung berjalan menuju kerumah masing-masing.

Pagi yang cerah ke empat sahabat ini akan mengikuti ujian Nasional.

Beberapa bulan kemuadian, waktu penantian selama 3 tahun pun akhirnya datang juga dimana waktu kelulusan akan segera diumumkan. Dan mereka semula lulus dengan nilai terbaik. Dan waktu perkuliahan yang mereka tunggu-tunggu akhirnya tiba juga.


Persahabatan mereka tidak putus sampai di SMA saja melainkan sampai ke perkuliahan.